Sabtu, 11 Oktober 2025
Departemen Teknologi Hasil Pertanian, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala (THP, FP, USK) menggelar THP EXPO di pelataran parkir FP USK sejak tanggal 30 September hingga 1 Oktober 2025. Acara ini diselenggarakan sebagai rangkaian dari kegiatan Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian Teknologi Hasil Pertanian (SNPP -THP) yang diselenggarakan tanggal 29 September hingga 3 Oktober 2025. Pameran tersebut melibatkan mahasiswa, startup alumni, rumoh tempe nusa dan kelompok tani binaan Rumah Pangan Aceh. Acara ini terbuka untuk umum sehingga dapat dihadiri tidak hanya dari kalangan akademisi USK.
Inovasi Produk Olahan Kacang Koro Pedang (Canavalia ensiformis L.) juga dikenalkan sebagai alternatif pangan masa depan yang kaya protein, rendah glikemik, dan potensial sebagai pengganti kacang kedelai dan tepung terigu, namun tantangannya terletak pada kandungan sianida alami yang membuatnya memerlukan proses pengolahan lebih lanjut sehingga produk olahan menjadi aman dan siap dikonsumsi massal. Produk-produk yang dikembangkan melalui hibah dari British Council tahun 2025 untuk skema UK Alumni Climate Action grants meliputi tepung, mie kering, cookies, nugget, tempe dan susu kacang koro pedang.
Ketua tim penerima hibah sekaligus Dosen THP FP USK, Dr. Ir. Dewi Yunita, S.TP., M.Res., IPM, ASEAN Eng., menyatakan bahwa inovasi ini merupakan wujud nyata Tridharma Perguruan Tinggi dimana seluruh rangkaian kegiatan dari pelatihan dan pendampingan bagi petani kacang koro pedang di Desa Lampeudaya, Aceh Besar hingga penelitian pengembangan produk olahannya telah dimulai sejak bulan April 2025. “Inovasi ini bukan hanya tentang menciptakan produk baru, tetapi juga tentang meningkatkan pendapatan petani koro pedang, membantu sembilan orang mahasiswa Departemen THP dan satu orang mahasiswa Magister Teknologi Industri Pertanian dalam menyelesaikan penelitian, serta memperluas jejaring dari hulu ke hilir untuk komoditi kacang koro pedang di Banda Aceh dan Aceh Besar.” ujarnya.