Rabu, 25 Juni 2025
Departemen Teknologi Hasil Pertanian (THP), Fakultas Pertanian (FP), Universitas Syiah Kuala (USK) menyelenggarakan kegiatan diskusi ilmiah bersama Assoc. Prof. Ediriisa Mugampoza, dosen dan peneliti dari Kyambogo University, Uganda, pada Senin, 23 Juni 2025. Kegiatan ini mengusung tema: “Current Food Research Prospective: Case Study from Uganda” dan bertempat di ruang rapat Departemen THP USK.
Ketua Departemen THP USK, Dr. Ir. Asmawati, S.TP., M.Sc., dalam sambutannya menyampaikan harapannya agar kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang berbagi ilmu, tetapi juga menjadi titik awal kerja sama internasional yang berkelanjutan antara USK dan Kyambogo University, terutama dalam bidang riset dan pengembangan produk berbasis kearifan lokal. Diskusi ini diharapkan dapat menambah khazanah keilmuan bagi sivitas akademika THP USK dan memperkuat komitmen internasionalisasi kampus dalam bidang teknologi hasil pertanian.
Diskusi ini dihadiri oleh para dosen dan peneliti di lingkungan Departemen THP USK, dengan tujuan memperkaya perspektif keilmuan mengenai tren, tantangan, dan potensi riset pangan berbasis pisang saat ini di tingkat global, khususnya di kawasan Uganda. Assoc. Prof. Mugampoza memaparkan pendekatan riset, tantangan dalam pengembangan produk lokal, serta strategi yang digunakan untuk meningkatkan nilai tambah bahan pangan tradisional. Uganda sebagai negara penghasil dan pengonsumsi olahan pisang terbesar di dunia dengan estamisi konsumsi per kapita sebesar 250 – 480 kg menghadapi permasalahan pada keterbatasan umur simpan sehingga mengalami kehilangan 40-60% pasca panen. Saat ini riset pada komoditi pisang fokus pada pengolahannya menjadi tepung pisang untuk dijadikan roti dan snacks.
Diskusi berlangsung aktif dan produktif, dengan berbagai masukan dari dosen THP USK mengenai kemungkinan kolaborasi riset ke depan, khususnya pada topik-topik seperti fermentasi pangan, fortifikasi, pemanfaatan limbah pertanian, dan teknologi pangan berkelanjutan. Keberagaman mikroorganisme pada beberapa varietas keju yang diproduksi di Uganda dan komponen bioaktif dari produk samping mangga juga merupakan proyek penelitian yang sedang berlangsung sehingga peluang kerjasama untuk topik ini terbuka luas.
Pada Selasa, 24 Juni 2025, Assoc. Prof. Mugampoza juga memberikan kuliah tamu dengan judul “Potential Innovation Products from Local Raw Material in Uganda" yang diselenggarakan di Meeting Room 2 FP USK. Kuliah tamu yang dimoderatori oleh Ibu Zaidiyah, S.TP., M.Sc. ini dihadiri lebih dari 50 orang mahasiswa serta dosen Departemen THP. Kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai potensi pengembangan produk inovatif berbasis bahan baku lokal, dengan mengambil studi kasus dari negara Uganda sebagai perbandingan dan inspirasi. Kegiatan ini berlangsung interaktif, dengan antusiasme tinggi dari para peserta yang mengajukan berbagai pertanyaan terkait potensi kolaborasi riset, teknik inovasi produk, dan tantangan yang dihadapi dalam pengembangan industri pangan lokal di negara berkembang.
Penandatanganan perjanjian kerjasama akademik (MoA dan IA) antara FP USK dan Fakultas Sains Kyambogo University, Uganda dilakukan sebagai bentuk komitmen kedua institusi untuk menjalin kolaborasi dalam bidang pendidikan, riset, dan pengabdian Masyarakat, khususnya antara Departemen THP USK dan Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Kyambogo University. Penandatanganan kerjasama ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jejaring internasional, mendorong terciptanya riset bersama, dan program pertukaran akademik antara kedua belah pihak.
Di akhir kegiatannya, Assoc. Prof. Mugampoza juga berkesempatan meninjau langsung fasilitas Laboratorium Mikrobiologi Pangan dan Industri, Departemen THP FP USK. Dr. Dewi Yunita, S.TP., M.Res. menyampaikan kegiatan penelitian, fasilitas yang tersedia, dan kolaborasi riset antar institusi yang berlangsung di laborotoium tersebut sejauh ini. Kerjasama join riset, pembimbingan dan publiksi dengan Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Kyambogo University, University yang sudah terjalin untuk pembuatan keju oles santan kelapa selama ini diharapkan dapat dilanjutkan untuk proyek penelitian lainnya.